Sejak pertama kali kita bertemu, dirimu telah membuatku nyaman. Namun entah kenapa kamu terkadang membuatku cemburu jika bersama orang lain sehingga membuat diriku kesepian lagi. Aku membencimu dan orang-orang itu namun aku ingin bersamamu selamanya. Kau tahu sudah lama aku memendam perasaanku? aku sangat sangat menyukaimu. Meskipun aku tahu kalau kamu tidak memiliki rasa denganku tapi rasanya jika ada kesempatan, diriku ingin sekali menculik dan mengikatmu dalam ruangan rahasiaku. Hingga tidak ada seorang pun yang akan mengganggu kita berdua. Hanya aku dan kamu di ruangan itu. Kemudian Aku akan menghiburmu agar kamu tidak ketakutan dan aku akan menemanimu selamanya sehingga dirimu tidak akan merasakan sedih serta kesepian.
Aku akan memelukmu sangat erat kemudian menghujamkan pisau belati berkarat kuat-kuat untuk membelah dadamu dan mengambil jantungmu. Degupan jantungmu yang sangat keras membuatku ingin menempelkannya di dadaku. Aku sudah cukup muak dengan penolakan manusia kepadaku dan akupun muak dengan penantian lama. Sekarang giliranku untuk membalas dendam agar kamu tidak akan bisa pergi kemana-mana. Sekarang hanya ada aku dan kamu. kamu akan bersamaku selamanya hingga tidak ada seorangpun yang bisa memisahkan kita berdua. Setelah itu aku akan menusuk diriku sendiri dan terjatuh dipangkuanmu sambil memelukmu. Jiwaku akan menyatu denganmu hingga kamu tidak akan kesepian karena jiwaku sudah bersatu dengamu. Ya... bersatu.
Hati yang terbelah dan jiwa yang terbelenggu dalam nestapa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar